Photobucket

Tanda Malam Lalilatul Qadar

posted in at 6:22 PG

Malam Lalilatul Qadar - adalah malam kemuncak dimana umat islam melipatgandakan ibadah denan penuh keihklasan untuk mendapat rahmat dan keredhaan dari Allah S.W.T, namun bila sebenarnya malam lailatul qadar itu tak siapapun mengetahuinya. Tujuan penulis menulis artikel dan kombinasi kompilasi dari koleksi petikan dari beberapa laman web ini bertujuan untuk menjadi rujukan kepada penulis, semoga anda yang membacanya juga akan mendapat manfaatnya.


Rasulullah s.a.w. melakukan ibadah pada malam itu bukan hanya setakat baginda sahaja tetapi baginda menyuruh ahli keluarga bangun bersama beribadah. Kata Aisyah r.a.
Maksudnya: "Nabi s.a.w. apabila masuk 10 akhir bulan Ramadhan baginda mengikat kainnya. Menghidupkan malam dengan beribadah dan membangunkan keluarganya untuk sama-sama beribadah. Mengikat kainnya bermaksud bersungguh-sungguh mengerjakan ibadah."
(petikan dari al-azim.com)

Firman Allah S.W.T:

Maksudnya: "Sesungguhnya kami menurunkan Al-Quran pada malam Lailatulqadar dan apakah yang menyebabkan engkau mengerti apa itu Lailatulqadar. Lailatulqadar lebih baik daripada 1000 bulan. Pada malam itu, para malaikat dan Jibril turun dengan keizinan daripada Tuhan mereka untuk setiap urusan. Malam ini sejahtera hingga terbit fajar".

Bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ? Nabi Muhammad S.A.W pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, iaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas R.A berkata: Rasulullah SAW bersabda:
“Lailatul qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya matahari terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)

2. Cahaya mentari lemah, cerah tidak terik pada keesokan harinya
Dari Ubay bin Ka’ab RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar ” (HR Muslim)

1. Di pagi harinya, matahari terbit tidak memancarkan cahaya yang terik
, Rasulullah SAW bersabda:
Ertinya: “Matahari terbit pada harinya tidak mempunyai sinar”. Hadits riwayat Muslim, no. 1762.

2. Malam yang cerah, tidak panas tidak juga dingin, Rasulullah SAW bersabda:
Ertinya: “Sesungguhnya aku diperlihatkan lalilatul Qadar kemudian dilupakan dariku dan ia ada di sepuluh terakhir (dari bulan Ramadhan) dan ia adalah malam yang baik dan cerah, tidak panas dan tidak pula dingin, seakan-akan di dalamnya ada bulan purnama yang menerangi bintang-bintang, syaitan-syaitan tidak keluar sampai terbit fajar”. HR. Ibnu Khuzaimah, 3/330 dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam shahih Ibnu Khuzaimah, 3/330.
Ertinya: “Lailatul Qadar tidak panas tidak juga dingin matahari pagi harinya bersinar lemah kemerah-merahan”. HR. Ibnu Khuzaimah, 3/332 dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahih al-Jami’, no. 5351.

3. Malam yang terang, tidak panas, tidak sejuk, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor kepada syaitan)
, Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Sesungguhnya tanda lailatul qadar bahwasanya adalah malam yang bersih cerah, seakan-akan di dalamnya bulan terang tenang, tidak panas tidak juga dingin, dan tidak boleh bintang dijatuhkan di dalamnya sampai pagi, dan sesungguhnya tandanya adalah matahari pagi harinya terbit sejajar tidak mempunyai sinar seperti bulan pada malam purnama dan tidak halal bagi syaitan untuk keluar bersamaan dengannya pada malam itu”. HR. Ahmad, no. 22765.(petikan dari ohbayu.com)

lima2013

About Author

apaajanews

Selamat datang ke blog ini, kehadiran anda amat saya hargai.penulis akan berusaha untuk ziarah kembali ke blog anda sambil meninggalkan komen.

share